Wednesday, February 22nd, 2012

PW PUI JABAR

Kilas Sejarah PW PUI Jawa Barat

SEBAGAI tempat berdirinya Persatuan Ummat Islam (PUI) , Jawa Barat baru membentuk kepengurusan untuk tingkat wilayah tahun 1975. Berdasarkan hasil Muktamar VII tahun 1975, PB PUI tanggal 22-26 Januari 1975 memberikan mandat penuh kepada tokoh ulama Jabar, KH. E.Z. Abidin, untuk menyusun Pengurus Wilayah (PW) PUI Jawa Barat.

Dihadiri 10 perwakilan Pengurus Daerah (PD) yang masing-masing terdiri dua orang, forum musyawarah memutuskan KH. E.Z. Abidin dan Musthafa AF sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum PW PUI Jawa Barat untuk pertama kalinya.

Dalam Sejarah Pergerakan PW PUI Jawa Barat, kegiatan tersebut ditetapkan sebagai Konferensi Wilayah I. Masa kepengurusan KH. E.Z. Abidin berlangsung sampai tahun 1986 dan saat itu berkantor di Jln. LLRE. Martadinata (Jln. Riau) Bandung.

Tahun 1986, dikarenakan gerak perjuangan PW PUI Jawa Barat dipandang vakum, PB PUI memberikan mandat kepada KH. E.A. Djazuli untuk segera melaksanakan Konferensi Wilayah II. Dalam Konfrensi Wilayah II, secara aklamasi terpilih KH. E.A. Djazuli dan H. Musthafa AF sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum.

Susunan Pengurus Wilayah PUI hasil Konfrensi Wilayah II mulai disesuaikan dengan UU No. 8/1985 tentang Keormasan dan dikukuhkan setelah mendapat legitimasi dari seluruh Pengurus Daerah di Jawa Barat. Pada periode KH. E.A. Djazuli sekretariat PW PUI Jawa Barat pindah ke Gang Pasantren Jalan Pasirkoja Bandung.

Konferensi Wilayah III dilaksanakan tanggal 18-21 Oktober 1991, di Wisma Harapan, Jln. Gatot Subroto Bandung. Konferensi kali ini dihadiri oleh 325 orang peserta dari 16 Pimpinan Daerah (PD) dan 65 Pimpinan Cabang (PC) PUI di Jawa Barat.

Hasil Konfrensi Wilayah III menunjuk Ir. Drs. Hasjim Soedarbo dan Drs. M. Iding Bahrudin, masing-masing sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum. Pada kepemimpinan Ir. Drs. Hasjim Soedarbo dan Drs. M. Iding Bahrudin, sekretariat PW PUI Jawa Barat berpindah lagi ke Jalan Stasiun Timur Bandung. Mulai periode ini, sesuai dengan AD/ART PUI hasil Muktamar IX di Bekasi, sebutan Konferensi Wilayah diganti menjadi Musyawarah Wilayah (Musywil).

Musyawarah Wilayah IV PW PUI Jawa Barat berlangsung dari tanggal 20-22 Oktober 1995 di Wisma Kartini Bandung, dihadiri oleh 17 Pimpinan Daerah dan 75 Pimpinan Cabang. Musyawarah Wilayah IV mengamanahkan kembali Ir. Drs. Hasjim Soedarbo sebagai Ketua Umum dan Drs. H. Djadja Djahari sebagai Sekretaris Umum terpilih.

Pada kepemimpinan Ir. Drs. Hasjim Soedarbo yang keduakalinya sekretariat PW PUI Jawa Barat berpindah pula ke Jalan Suryani Dalam No.136/83 Bandung.

Dalam Musyawarah Wilayah V PW PUI Jawa Barat yang hanya dilangsungkan selama satu hari (25 Oktober 2000) di Pusdai Jabar. Terpilih Drs. H. Djadja Djahari, M.Pd sebagai Ketua Umum dan Drs. H. M. Iding Bahrudin, M.MPd sebagai Sekretaris Umum.

Tema yang diusung pada Musyawarah Wilayah saat itu adalah “Antisipasi Otonomi Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Ummat.” Tema tersebut sekaligus merespon pelaksanaan UU No. 22 tentang Otonomi Daerah guna penyesuaian dalam berbagai bidang pranata sosial, terutama pendidikan dan pemberdayaan ekonomi ummat yang merupakan garapan pokok PUI.

“Duet” kepemimpinan Drs. H. Djadja Djahari , M.Pd dan Drs. H. M. Iding Bahrudin, M.M.Pd berhasil mendirikan gedung sekretariat permanen di Jln. Sandang No. 1 Cirengot Ujungberung Bandung 40614.

Musyawarah Wilayah VI PW PUI Jabar berlangsung tanggal 25-26 Maret 2006 di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Sumedang, dihadiri 24 Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Tema yang diambil adalah “Revitalisasi Peran PUI Dalam Pemberdayaan Ummat”, dengan harapan terdapat kesinambungan kinerja antara kepengurusan lama dengan yang baru serta penegasan ulang mengenai peran PUI guna kemaslahatan jama’ah, bangsa, dan Negara.

Tanggal 16 Februari 2008 PW PUI Jawa Barat menyelenggarakan Musyawarah Kerja Wilayah di PPPG IPA Bandung. Mukerwil tersebut dihadiri Pimpinan Daerah PUI se-Jawa Barat. Pokok-Pokok hasil mukerwil tersebut antara lain sebagai berikut:

  1. Perlu adanya peningkatan kerja organisasi dengan koordinasi dan konsolidasi internal perhimpunan,
  2. Tingkatkan kerjasama eksternal dengan ormas-ormas Islam lain dan dengan lembaga-lembaga yang saling menghargai dan menghormati,
  3. Pembinaan Jamaah dilaksanakan dengan melalui majlis taklim dan pertemuan-pertemuan silaturrahim Anggota dalam setiap kesempatan,
  4. Setiap Daerah diharapkan dapat meningkatkan pengkaderan melalui pimpinan pemuda dan pelajar PUI yang tersebar di seluruh Jawa Barat,
  5. Penyebaran informasi ke-PUI-an akan dilaksanakan dengan membuat jurnal/majalah.
  6. Pernyataan sikap PW PUI Jabar tentang pilkada,
  7. Calon untuk Pilkada tidak perlu mengambil cuti atau berhenti sebagai pimpinan PUI.

Saat Mukerwil itulah PW PUI Jabar juga bersepakat mendukung sekaligus menyukseskan pencalonan H. Ahmad Heryawan, Lc. (Ketua Umum PP PUI saat itu, kini Ketua Majelis Pertimbangan PP) dalam Pilkada Jabar 2008.*

SEKRETARIAT PW PUI JABAR:
Jln. Sandang No. 1 Cirengot Kelurahan Sukamulya
Kecamatan Cinambo Ujung Berung Bandung
Tlp./Fax: (022) 7832433

Email: puijabar@yahoo.com
Website: www.puijabar.org, www.puijabar.com

Readers Comments (9)

  1. Siti Mulya Sukmawati says:

    Good. . .!

  2. Lela Noer says:

    Bagi saya sbg bagian kecil dari Warga PUI akan mendukung siapapun yg menjadi Pimpinan PUI mulai dari Pusat sampe ke Cabang bahkan Ranting….Asalkan para Pimpinan yg memegang Amanah Ummah itu betul betul membawa PUI ke Jalan yg Benar menurut syariat agama Islam tentunya, dan tetap pada Doktrin Allahu Gayatuna Wal Ikhlashu Mabdauna…Ammiiinnn….Jayalah PUI selamanya……!!!!!

  3. Qoryah Kuningan says:

    Usulan pribados mah, saha wae anu janten ketua PP seug wae lah. Utamina kedah wantun ngaheuyeuk dayeuh ngolah nagara. Kedah wantun ngamajengkeun PUI. Tiasa ngageroh organisasi sesuai sareng AD ART oge ngagaduhan program anu sae. Rajin dongkap ka daerah. Sok geura tingal, saha pengurus PP anu sok rajin masihan perhatosan ka daerah? Urang salaku pangjejer PUI, yuk urang wangun PUI sangkan langkung majeng deui. Yuk urang paheuyeuk heuyeuk leungeun, ulah silih cempad, PKS na, PPP na, Golkar na, PD na, PAN na, PKB na mangga urang majengkeun PUI. Fastabikul khoirot

  4. karuhun says:

    Ada info dari pak rifai katanya struktur organisasi PUI di muktamar desember ini akan diarahkan supaya seperti PKS untuk memudahken pengamanan kepentingan politik pks di PUI; skenarionya jabar 1 akan dibuat powerfull sebagai ketua majlis syuro dan dedehasan atau nazarharis sebagai ketum pp dan sekjend…lalu partanyaannya…akankah langkah pks ini akan kita biarkan…Allahu Akbar!!!

  5. Hamba Allah says:

    Tolak Pak Nurhasan Zaidi sebagai KANDIDAT KETUM PP PUI pada muktamar akhir tahun ini …..Allahu Akbar !!!

  6. Intisabi says:

    Salam Intisab…. Pak Jaja tolong selamatkan PUI nih… tolong jaga perimbangannya, insya Allah saya yakin kawan PUI dari PKS membawa suasana segar dan dinamis di jam’iyah kita ini tapi tolong jangan di PKS kan…Muktamar desember ini menentukan eksistensi PUI ke depan…rapatkan barisan untuk meredam syahwat berlebihan dari ikhwan -ikhwan PKS…Allahu Akbar

  7. qordlowiy says:

    makasih yak buat logonya!

  8. akwat says:

    salam Barudak PUI

    Alhadulillah luar biasa Allahu Akbar

  9. akwat says:

    salam barusak PUI……

    alhadulillha luar biasa Allahu Akbar !!!!






TERBARU


KOMENTAR TERBARU